Apa Itu Wearpack?
Dalam dunia industri, keamanan dan kenyamanan kerja menjadi prioritas utama. Salah satu perlengkapan penting yang digunakan untuk mendukung hal tersebut adalah wearpack. Tapi, sebenarnya apa itu wearpack?
Pengertian Wearpack
Wearpack adalah pakaian kerja khusus yang dirancang untuk memberikan perlindungan kepada pekerja dari risiko pekerjaan seperti panas, percikan api, bahan kimia, hingga debu industri. Biasanya, wearpack digunakan di lingkungan kerja yang memiliki potensi bahaya tinggi seperti minyak dan gas, konstruksi, pertambangan, dan manufaktur. Desainnya menggabungkan elemen fungsionalitas, daya tahan, dan kenyamanan agar pekerja tetap produktif sepanjang hari.
Fungsi Wearpack
Wearpack memiliki fungsi multifaset yang melampaui sekadar pakaian biasa. Berikut penjelasan lengkapnya:
-
Melindungi tubuh dari cedera akibat lingkungan kerja berisiko: Wearpack dirancang dengan bahan tahan sobek, anti-air, dan reflektif untuk mencegah luka bakar, iritasi kulit, atau cedera akibat jatuh. Misalnya, di sektor migas, wearpack mampu menahan percikan api hingga suhu tinggi, sehingga mengurangi risiko kecelakaan fatal.
-
Menunjukkan identitas atau divisi kerja melalui warna dan desain: Warna cerah seperti oranye atau kuning membantu visibilitas di area berbahaya, sementara logo perusahaan dan kode divisi memperkuat branding tim. Ini juga memudahkan supervisor memantau lokasi pekerja di lapangan luas seperti tambang.
-
Menambah kesan profesional dan seragam dalam tim kerja: Seragam wearpack menciptakan rasa kebersamaan dan disiplin, meningkatkan moral tim. Selain itu, fitur seperti saku multifungsi dan resleting kuat memudahkan akses alat kerja, sehingga pekerja tampil rapi dan efisien.
-
Meningkatkan kenyamanan jangka panjang: Dengan ventilasi udara dan bahan breathable, wearpack mengurangi kelelahan akibat panas atau keringat, yang sering menjadi masalah di iklim tropis Indonesia.
Jenis-Jenis Wearpack
Wearpack terbagi dalam beberapa jenis berdasarkan fungsi dan lingkungan kerja, dengan spesifikasi yang disesuaikan standar keselamatan seperti SNI atau ANSI:
-
Wearpack Biasa: Umum dipakai untuk lingkungan kerja ringan-menengah seperti pabrik manufaktur atau gudang. Terbuat dari katun polyester campuran, ringan, dan mudah dicuci, cocok untuk aktivitas harian tanpa risiko ekstrem.
-
Wearpack Safety (APD): Dilengkapi fitur proteksi khusus seperti tahan api (FR rating), anti-bahan kimia, atau anti-statis. Ideal untuk industri kimia, listrik, atau pertambangan, sering dengan tambahan strip reflektif untuk visibilitas malam hari.
-
Coverall (Tutup Seluruh Tubuh): Biasanya model satu potong (jumpsuit), melindungi seluruh badan dari kepala hingga kaki. Digunakan di area berdebu tinggi seperti pengolahan semen atau migas lepas pantai, dengan hood terintegrasi untuk perlindungan maksimal.
-
Wearpack Anti-Statis dan Tahan Listrik: Khusus untuk pekerja listrik atau elektronik, mencegah percikan api dari muatan statis.
Perbedaan Wearpack dan Coverall
Meski sering disamakan, coverall adalah jenis wearpack dengan desain satu potong (jumpsuit), sedangkan wearpack bisa juga berupa dua potong (atasan dan bawahan). Pilihan tergantung kebutuhan dan standar keselamatan industri masing-masing—coverall lebih komprehensif untuk bahaya total, sementara wearpack dua potong lebih fleksibel untuk mobilitas. Untuk memahami perbedaan keduanya secara lebih detail, Anda dapat membaca pembahasan lengkap di Perbedaan Wearpack safety dan Coverall.
Material Wearpack
Pemilihan material menentukan kualitas dan umur pakai wearpack. Berikut bahan umum yang digunakan:
-
Cotton Polyester (Polycotton): Campuran 65% polyester dan 35% katun, tahan lama, breathable, dan murah—cocok untuk wearpack biasa.
-
Nomex atau Aramid: Bahan tahan api untuk safety wearpack, mampu bertahan hingga 800°C tanpa meleleh.
-
Tyvek atau Microporous: Anti-debu dan kimia, ringan seperti kertas tapi kuat, ideal untuk coverall sekali pakai.
-
High-Visibility PVC atau PU Coated: Untuk reflektif dan tahan air, sering di tambang atau konstruksi.
Pilih material berdasarkan sertifikasi seperti Oeko-Tex untuk kulit sensitif atau EN ISO 11612 untuk tahan panas.
Tips Memilih Wearpack yang Tepat
Memilih wearpack bukan hanya soal harga, tapi kesesuaian dengan kebutuhan. Ikuti tips ini:
-
Sesuaikan dengan risiko kerja: Analisis bahaya spesifik (panas, kimia, dll.) dan pilih yang bersertifikat APD.
-
Perhatikan ukuran dan fit: Pastikan ada ruang gerak, dengan adjustable strap untuk semua ukuran tubuh.
-
Cek daya tahan dan perawatan: Pilih bahan mudah dicuci dan anti-luntur warna; hindari yang cepat robek.
-
Pertimbangkan kenyamanan iklim lokal: Di Indonesia, prioritaskan breathable dan quick-dry untuk kelembaban tinggi.
-
Beli dari supplier terpercaya: Custom order dengan bordir logo untuk branding, dan cek review serta garansi.
Penutup
Wearpack bukan sekadar pakaian kerja, tapi bagian dari sistem keselamatan dan profesionalisme di lingkungan industri. Memilih wearpack yang tepat dapat meningkatkan kenyamanan kerja, melindungi pekerja, dan menciptakan kesan profesional. Untuk kebutuhan seragam kerja custom, Mokoworkwear siap membantu Anda dengan solusi terbaik dan berkualitas.
Temukan berbagai model dan bahan wearpack terbaik di mokoworkwear.com.